Wine atau Virtualbox ???

Sudah lama sebenernya linux memberikan solusi untuk kita-kita yang tidak bisa begitu saja melupakan berbagai software windows, dan yang paling ngetop hingga sekarang ini adalah Wine dan Virtualbox.

Kedua software ini sebenarnya secara garis besar sama, yaitu membawa windows ke dalam linux. Perbedaan yang paling mencolok adalah jika Wine akan membuat sebuah fake windows system [ini bahasa gwe sendiri]. Maksudnya fake windows system adalah Wine akan membuat direktori windows tipuan sesuai dengan windows sebenarnya. Yup, ada folder windows dan program filesnya termasuk partisi c:/ [nama partisi yang umum dipakai untuk instalasi windows]. Sedangkan Virtualbox sedikit lebih ekstrim. Virtualbox menghadirkan sebuah mesin virtual ke dalam linux kita sehingga memungkinkan kita untuk menginstal windows secara normal, bukan tipuan!!! Klo gitu mendingan pake Virtualbox dong? Eits nanti dulu, karena masalah terbesar Virtualbox adalah drivernya yang ikut-ikutan virtual [alamak!!!!].

Memang keliatan asik sih melihat ada windows di dalam linux kita, apalagi kedua-duanya bisa dijalankan bersama [nah lo!] tapi apa gunanya jika windows hanya bisa berjalan di VGA 8 Mb dan tanpa visualisasi 3D? Saya yakin salah satu alasan kenapa kita berat meninggalkan windows tidak lain adalah 3D windows yang ciamik, apalagi game-game nya [tidakkkkkkkkkkk!!!], jadi sekali lagi buat apa windows yang cuma bisa 2D?

Wine! Ini yang saya suka. Buat gaya wine 0, Virtualbox 10 tapi klo urusan compability wine bisa sedikit lebih unggul dengan banyaknya software 3D yang bisa dijalankan dengan baik. Tercatat Photoshop 7, CorelDraw, Counter Strike, Ragnarok [ini dia :P ] dan banyak software lainnya. Bahkan sebelum anda menginstal satu software anda dapat memeriksanya terlebih dahulu apakah software tersebut dapat berjalan dengan baik atau belum, dengan mengklik http://appdb.winehq.org/. Pada situs tersebut software akan dibagi ke dalam 4 kategori sesuai dengan keberhasilan software dijalankan.

1 Tanggapan sejauh ini »


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda